Daftar Istilah Kedokteran

Di bawah ini adalah beberapa istilah kedokteran yang perlu Anda ketahui.

[fruitful_tabs type=”accordion” width=”100%” fit=”false”] [fruitful_tab title=”A”]

  1. Abdomen
    rongga perut
  2. Ablasi
    pelepasan.
  3. Aborsi
    keguguran/kematian janin sebelum usia kehamilan 20 minggu
  4. Abses
    bisul/kumpulan nanah
  5. Adenoid
    jaringan yang terletak di belakang rongga hidung di antara hidung dan tenggorokan
  6. Adenoidectomy
    pengangkatan adenoid
  7. AIDS
    sindrom defisiensi sistem ketahanan tubuh yang didapat akibat infeksi virus HIV
  8. ALS (Amyotropic Lateral Sclerosis)
    kelemahan progresif cepat berupa pengecilan dan kekakuan otot, kesulitan berbicara, menelan, dan bernapas
  9. Alzheimer
    gangguan akibat kematian sel-sel otak secara hampir bersamaan yang berakibat otak mengecil dan kehilangan fungsi
  10. Amiotrofi
    mengecilnya otot akibat penyakit pada saraf yang terdapat pada otot tersebut
  11. Analisa gas darah arteri
    pengukuran kandungan oksigen dan karbon dioksida serta kadar keasaman darah dari darah arteri
  12. Anemia
    suatu keadaan yang ditandai penurunan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan volume sel darah merah
  13. Anemia aplastik
    suatu penyakit yang ditandai dengan sumsum tulang yang tidak mampu memproduksi sel darah
  14. Aneurysma
    pelebaran pembuluh darah akibat kelemahan dinding pembuluh darah
  15. Angiografy
    teknik pencitraan untuk melihat bagian dalam pembuluh darah dan organ tubuh, terutama arteri, vena, dan ruang jantung
  16. Angioplasti
    tindakan pembedahan pada pembuluh darah akibat penyempitan atau sumbatan
  17. Anoreksia nervosa
    gangguan makan akibat rasa takut berlebihan terhadap peningkatan berat badan
  18. Anterior horn cells
    kumpulan saraf motorik yang terletak di substansia abu-abu tulang belakang sisi depan
  19. Antibiotik
    bahan atau senyawa yang membunuh atau menghambat perkembangan bakteri
  20. Antinuclear antibodi
    antibodi yang menyerang inti sel
  21. Aorta abdominal
    aorta (pembuluh darah utama) bagian perut
  22. Aorta thoracal
    aorta (pembuluh darah utama) bagian dada
  23. Aparatus lacrimal
    saluran air mata
  24. Apendectomy
    pengangkatan usus buntu
  25. Apoptosis
    kematian sel terprogram, atau bunuh diri sel
  26. Aritmia
    irama jantung yang tidak teratur
  27. Arteri karotis
    pembuluh darah arteri yang mensuplai oksigen ke leher dan kepala
  28. Arteri sirkumfleks
    cabang dari pembuluh darah koroner sisi kiri, yang mengalirkan darah terutama ke ventrikel kiri
  29. Arterio venous malformation
    jaringan pembuluh darah arteri dan vena yang bentuknya tidak normal
  30. Arteriografy
    teknik pencitraan untuk melihat keadaan pembuluh darah arteri bagian dalam
  31. Arthritis kronis
    peradangan sendi yang sudah berlangsung lama
  32. Artritis
    peradangan sendi
  33. Asites
    penumpukan abnormal cairan serosa di dalam rongga perut
  34. Atherectomy
    teknik bedah minimal invasif untuk mengeluarkan sumbatan lemak (aterosklerosis) pada pembuluh darah besar
  35. ATP (adenosin trifosfat)
    molekul yang mengangkut energi kimia dalam sel untuk metabolisme
  36. Atrium
    serambi jantung
  37. Atrofi muskular
    berkurangnya ukuran dan jumlah serat otot akibat proses penuaan, penurunan aliran darah, kurangnya gizi ataupun akibat hilangnya fungsi saraf
  38. Atrofi tubular
    berkurangnya ukuran tabung kecil yang terletak di dalam ginjal
  39. Atropi
    berkurangnya ukuran suatu sel atau organ
  40. Audiometri
    pemeriksaan untuk menentukan kemampuan pendengaran
  41. Auto-antibodi
    antibodi yang menyerang sel atau jaringan tubuh sendiri
  42. Autofagi
    proses penghancuran kuman yang berhasil masuk sel setelah lolos dari serangan bahan antibakteri dan antivirus. Kuman diidentifikasi dalam sel, dikurung, lalu dicincang oleh enzim
  43. Autoimun
    respon imun tubuh yang menyerang jaringan atau organ tubuh itu sendiri

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”B”]

  1. Bakteri
    kelompok besar mikroorganisme bersel tunggal, tanpa inti sel
  2. Basal cell cancer
    kanker kulit yang berasal dari sel basal
  3. Bilirubin
    pigmen empedu
  4. Biopsy
    pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium
  5. Bulbar efferent neuron
    otot motorik di sekitar wajah yang berfungsi untuk menelan, berbicara, bernafas
  6. Bulimia
    kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus
  7. Burr hole
    tindakan bedah berupa melubangi tengkorak

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”C”]

  1. Cairan serebrospinal
    cairan yang terkandung di dalam ventrikel otak, ruang sub-araknoid, dan kanal sentral sumsum tulang belakang
  2. Carcinoma in situ
    kanker stadium awal, yang ditandai dengan kanker yang belum menyebar ke jaringan sekitar
  3. Cerebral shunt
    saluran buatan yang memungkinkan cairan otak mengalir ke bagian tubuh lain, misalnya ke perut
  4. Chantus
    sudut mata
  5. Chiropractor/Chiropractic
    terapi alternatif yang mendiagnosis dan mengobati seseorang melalui manipulasi sistem tulang belakang
  6. Cholangiogram
    pemeriksaan pencitraan kandung empedu
  7. CIN (Neoplasia Intraepitel Servix)
    perubahan bentuk dan/atau pertumbuhan abnormal sel permukaan leher rahim
  8. Cochlear
    rongga berbentuk kerucut atau rumah siput pada telinga bagian dalam, merupakan bagian dari labirin telinga yang berfungsi dalam proses pendengaran
  9. Colon
    usus besar
  10. Colostomy
    operasi pembuatan lubang pengeluaran melalui usus besar
  11. Computerised Tomography
    pemeriksaan pencitraan menggunakan alat CT scan untuk mendapat gambaran tiga dimensi suatu objek
  12. Cuci darah (Dialysis)
    proses pemisahan ion atau zat berberat molekul rendah dari darah melalui proses difusi pada membran semi-permeabel

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”D”]

  1. Defibrilator
    terapi listrik kejut untuk memperbaiki gangguan irama jantung
  2. Defisiensi
    kekurangan
  3. Defisit
    kekurangan
  4. Defisit neurologik
    gangguan pada sistem saraf
  5. Deformitas
    kelainan bentuk
  6. Demensia
    penurunan fungsi pikiran dan memori yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak
  7. Demielinisasi
    kerusakan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)
  8. Denervasi
    pemotongan persarafan
  9. Densitometri Sinar-X Dual-Energy (DEXA)
    suatu metode pengukuran kepadatan optik dari suatu zat dengan cara memaparkan zat tersebut dengan radiasi elektromagnetik, kemudian dilakukan pengukuran jumlah radiasi yang diserap oleh zat tersebut
  10. Deteorisasi
    penurunan keadaan seseorang, bertambah buruk
  11. Diabetes
    penyakit gula/kencing manis
  12. Diagnosis
    identifikasi terhadap sesuatu penyakit
  13. Diastolik
    tekanan darah bawah
  14. DIC (Disseminated Intravascular Coagulation)
    gangguan sistem pembekuan darah di seluruh tubuh
  15. Disfungsi bulbar
    gangguan fungsi otot sekitar wajah dan leher oleh saraf bagian terbawah batang otak dan saraf-saraf otak
  16. Diskus intervertebrata
    struktur pada tulang belakang yang berfungsi sebagai penahan tulang belakang
  17. Dislokasi
    pergeseran dari tempat asalnya
  18. Donor
    orang yang menyerahkan organ tubuhnya untuk dipakai di tubuh orang lain
  19. Ductus
    saluran
  20. Dysplasia
    pertumbuhan abnormal jaringan tubuh, biasanya berupa pembelahan sel-sel muda

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”E”]

  1. Echocardiografi
    pemeriksaan jantung dengan teknik gelombang ultrasonik
  2. eGFR
    volume cairan yang disaring oleh saringan glomerulus ginjal per satuan waktu
  3. Eksisi
    pemotongan
  4. Ekstirpasi
    pengangkatan secara menyeluruh
  5. Ekterna
    bagian luar
  6. Electroencephalography
    pemeriksaan aktivitas saraf otak
  7. Elektrokauter
    teknik medis untuk memotong bagian tubuh dengan menggunakan pembakaran
  8. Elektromiografi
    pencatatan aktivitas listrik otot yang membantu diagnosis penyakit saraf dan otot
  9. Emboli
    sumbatan aliran darah
  10. Emboli serebral
    penyumbatan otak yang disebabkan oleh bekuan darah, lemak, atau gelembung gas dalam aliran darah
  11. Embolisasi
    prosedur non-invasif untuk menyumbat pembuluh darah
  12. Endarterektomi
    operasi pengangkatan sumbatan lemak di arteri
  13. Endometriosis
    pertumbuhan jaringan endometrium di luar rahim
  14. Endoskopi
    teknik untuk melihat bagian dalam tubuh dengan menggunakan alat yang dimasukkan langsung ke dalam organ tubuh yang hendak dilihat
  15. Enhanced External Counterpulsation
    prosedur tidak invasif (tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh) pada terapi angina yang tidak merespons terhadap terapi standar dengan cara meningkatkan tekanan diastolik jantung sehingga meningkatkan aliran darah koroner
  16. Ensefalopati
    penurunan fungsi otak yang disebabkan oleh berbagai penyakit, termasuk penyakit metabolik, kegagalan organ, peradangan, serta infeksi kronis
  17. Enzim
    protein yang terlibat sebagai katalis di segala tahap aktivitas hidup
  18. Eosinofilis fasiitis
    peradangan selaput pembungkus otot anggota gerak yang disertai dengan peningkatan jumlah sel darah putih yang disebut eosinofil, pembengkakan dan penumpukan cairan, seringkali terjadi setelah berolahraga berat
  19. Epididimectomy
    pemotongan saluran epididimis
  20. Exanthem-enanthem
    ruam kulit-ruam mukosa

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”F”]

  1. Faringectomy
    pemotongan faring
  2. Faringolaringectomy
    pemotongan faring dan laring
  3. Fascia
    pembungkus
  4. Fasikulasi
    gerakan halus, cepat, dan berkedut dari satu berkas serabut otot atau satu unit motorik
  5. Fatty liver
    perubahan konsistensi hati akibat perlemakan
  6. Fenestrasi
    pembuatan lubang baru pada selaput gendang telinga
  7. Fibrinolitic
    pemecahan bekuan darah (fibrin)
  8. Fibroid/miom
    tumor jinak dinding rahim
  9. Fiksasi internal
    metode penyambungan patahan tulang tanpa menggunakan alat di luar kulit
  10. Fistula
    hubungan atau saluran abnormal antara dua organ atau pembuluh
  11. Fitokimia
    senyawa kimia seperti beta-karoten yang ada secara alami pada tumbuhan. Istilah ini biasa digunakan untuk zat-zat kimia yang bisa mempengaruhi kesehatan, tapi belum ditetapkan sebagai gizi yang diperlukan.
  12. Focal segmental
    salah satu tipe sindrom nefrotik yang melibatkan kerusakan beberapa bagian glomerulus
  13. Food supplement
    makanan tambahan
  14. Fraksi ejeksi ventrikel
    banyaknya darah yang mampu dipompa oleh bilik jantung
  15. Fungsi koordinasi
    proses penerimaan, pengolahan, dan penyaluran rangsang ke beberapa organ tubuh agar dapat bekerja serasi
  16. Fungsi sensorik
    proses penghantaran rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat
  17. Fungus (jamak: fungi)
    anggota kelompok organisme eukariotik besar yang mencakup mikroorganisme seperti khamir (yeast) dan kapang (mold), dan juga jamur.

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”G”]

  1. Gastroenterology
    ilmu yang mempelajari tentang saluran pencernaan
  2. Gastroenterostomy
    pemotongan lambung dan usus
  3. Geriatrik
    cabang ilmu penyakit dalam dengan fokus kesehatan manula
  4. Glaukoma
    peningkatan tekanan bola mata
  5. Glomerulonefritis
    peradangan glomerulus (sel penyaring) atau pembuluh darah ginjal
  6. Granuloma
    kumpulan sel imunitas akibat proses peradangan
  7. Granulomatosa
    peradangan yang ditandai dengan kumpulan makrofag

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”H”]

  1. Hematologi
    cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan darah dan jaringan yang membentuk darah
  2. Hematoma
    kumpulan darah di luar pembuluh darah yang terlokalisasi (memar/lebam)
  3. Hematopoetik sel induk
    sel induk yang akan berkembang menjadi sel darah seperti sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan beberapa sel lain dalam sumsum tulang
  4. Hematopoietik
    proses pembentukan sel darah
  5. Hemofilia
    penyakit gangguan pembekuan darah akibat kekurangan atau kelainan salah satu (atau lebih) faktor pembekuan darah (faktor VIII dan IX)
  6. Hemoroidectomy
    pengangkatan wasir/ambeien
  7. Hepatectomy
    pengangkatan hati
  8. Hepatic encephalopaty
    gangguan (penurunan) kesadaran akibat kelainan hati
  9. Hepaticoduodenostomy
    pengangkatan hati dan usus
  10. Hepatology
    ilmu yang mempelajari tentang hati
  11. Hernia
    penonjolan abnormal ruas organ/organ tubuh/jaringan melalui dinding organ yang lemah
  12. Hernioraphy
    tindakan operasi pada hernia
  13. Histopatologik
    ilmu yang mempelajari kondisi dan fungsi jaringan dalam kaitannya dengan penyakit
  14. HIV (Human Immunodeficiency Virus)
    virus yang dapat menyebabkan turunnya sistem ketahanan tubuh manusia
  15. Hydrocele
    adanya cairan di dalam scrotum
  16. Hyperkeratosis
    penebalan lapisan terluar kulit yang paling sering disebabkan karena kekurangan vitamin A
  17. Hypoksemia
    kekurangan oksigen dalam darah
  18. Hysterectomy
    tindakan bedah untuk mengangkat rahim

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”I”]

  1. Idiopatik
    tidak diketahui (penyebabnya)
  2. Implant cochlea
    penanaman koklea buatan
  3. Impotensi
    disfungsi seksual
  4. Imunologi
    cabang ilmu biomedik yang mempelajari aspek sistem imun pada organisme
  5. Imunomodulator
    perangsangan sistem ketahanan tubuh
  6. Imunosupresi
    penekanan sistem ketahanan tubuh
  7. Infark
    suatu daerah jaringan mati yang terlokalisasi, disebabkan oleh adanya penyumbatan aliran darah ke daerah tersebut
  8. Inguinal
    lipat paha
  9. Interna
    bagian dalam
  10. Intestinal
    usus
  11. Intra arterial
    dalam pembuluh darah bersih (arteri)
  12. Intractable pruritus
    rasa gatal yang sulit diatasi
  13. Intravena
    tindakan memasukkan suatu larutan ke dalam sirkulasi darah vena
  14. Introitus
    pintu masuk/lubang
  15. Invasif
    prosedur medis dengan memasukkan alat/benda asing ke dalam tubuh
  16. Iskemik
    ketidakcukupan aliran darah ke bagian tubuh

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”J”]

  1. Jaringan parut
    jaringan ikat yang tumbuh menggantikan jaringan normal setelah terjadinya luka atau cedera

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”K”]

  1. Kalazion
    massa pada kelopak mata
  2. Kalkulus
    endapan
  3. Kanker
    pertumbuhan sel yang tak terkendali sehingga dapat menyerang organ tubuh lain yang bersifat ganas
  4. Kanker in situ
    kanker yang terbatas pada tempat asalnya tanpa invasi ke jaringan sekitarnya
  5. Kardiomiopaty
    gangguan yang terjadi pada struktur dan fungsi dinding otot jantung
  6. Karsinoma
    kanker yang berasal dari jaringan/lapisan paling luar organ
  7. Karsinomatus
    berkaitan atau mempunyai sifat yang serupa dengan sel ganas/kanker
  8. Katarak
    lensa mata keruh atau berselaput
  9. Kateterisasi
    tindakan memasukkan perangkat medis ke dalam tubuh untuk mengobati penyakit atau melakukan prosedur pembedahan
  10. Kejang grand mal
    kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar, ditandai dengan kejang tonik klonik
  11. Kejang petit mal
    kejang yang ditandai kehilangan kesadaran dalam waktu singkat dan akan langsung kembali normal setelah fase kejang selesai
  12. Kejang tonik klonik
    kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar, ditandai dengan kaku pada keempat anggota tubuh (fase tonik) dan diikuti dengan hentakan/kelojotan pada keempat anggota tubuh tersebut (fase klonik).
  13. Kelainan genetik
    gangguan pada gen, yang dapat menyebabkan penyakit atau kelainan bawaan
  14. Kelainan organik
    kelainan pada organ tubuh manusia
  15. Kelenjar lacrimal
    kelenjar air mata
  16. Kemoterapi
    pengobatan kanker dengan obat untuk mematikan sel
  17. Kifoskoliosis progresif
    suatu kondisi abnormal tulang belakang yang bengkok ke belakang dan samping
  18. Kista
    rongga tertutup abnormal yang berisi cairan
  19. Kognitif
    kecerdasan
  20. Kolitis ulseratif
    radang usus besar dengan luka terbuka (tukak)
  21. Kontrasepsi
    metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan
  22. Kornea
    lapisan mata paling luar yang bersifat transparan
  23. Kortikospinalis
    susunan saraf yang mengantarkan rangsang gerak dari otak ke bagian motorik di batang otak dan sumsum tulang belakang
  24. Kraniotomi
    pembedahan tulang kepala
  25. Kreatinin
    hasil metabolisme protein otot
  26. Kriokauter
    teknik medis untuk menghancurkan jaringan abnormal dengan menggunakan suhu dingin yang ekstrim
  27. Krioterapi
    penggunaan suhu yang sangat rendah dalam terapi medis
  28. Kronis
    persisten, terus ada dalam waktu lama
  29. Kuman
    organisme penyebab penyakit. Di antaranya termasuk sebagian bakteri (seperti staphylococcus), virus (misalnya virus polio, dan fungi)

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”L”]

  1. Labirinectomy
    pemotongan labirin
  2. Laktobasilus
    sebagian kelompok bakteri asam laktat yang mengubah laktosa dan gula lain menjadi asam laktat sehingga mengubah lingkungan jadi bersifat asam, menghambat pertumbuhan sebagian bakteri merugikan.
  3. Laparotomy
    tindakan bedah dengan membuka rongga perut
  4. Leukemia
    kanker sel darah putih
  5. Leukemia Limfositik Kronik
    salah satu kanker darah putih
  6. Leukositosis
    peningkatan kadar sel darah putih
  7. Leukositosis neutrophilic
    peningkatan sel darah putih (neutrofil) dalam aliran darah atau jaringan
  8. Ligasi
    pengikatan
  9. Limfadenopaty
    pembesaran kelenjar getah bening
  10. Limfokin
    dibuat oleh sel T untuk mengatur tanggapan sistem kekebalan dengan mengirim sinyal antar sel dan menarik sel-sel imun lain, seperti makrofag dan limfosit lain, ke tempat yang terinfeksi untuk menyerang kuman.
  11. Lisosom
    enzim yang memecah makanan dalam sel hewan supaya lebih mudah dicerna. (Pada khamir dan tumbuhan, tugas yang sama dilakukan oleh vakuola litik)
  12. Lumen
    rongga atau ruang terbuka bagian dalam dari sebuah organ yang berbentuk silinder
  13. Lumpectomy
    pengangkatan suatu tumor dari payudara beserta dengan sebagian kecil jaringan di sekitarnya melalui prosedur pembedahan
  14. Lupus discoid
    kelainan kulit akibat penyakit lupus
  15. Lupus Eritematosus
    suatu penyakit jaringan ikat bersifat autoimun yang mempengaruhi beberapa organ seperti sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung, dan paru
  16. Lupus nefritis
    peradangan ginjal yang disebabkan lupus eritematosus sistemik

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”M”]

  1. Makrofag
    sel-sel darah putih yang pertama bereaksi terhadap kuman yang menyerang dan bertugas menangkap serta menelan kuman
  2. Malformasi vascular
    kelainan pembuluh darah
  3. Mandibulla
    rahang bawah
  4. Mastoidectomy
    pemotongan tulang mastoid
  5. Maxilla
    rahang atas
  6. Medula
    inti dari organ-organ atau struktur tubuh tertentu
  7. Melanoma
    tumor kulit yang berasal dari sel melanosit (penghasil pigmen)
  8. Melanoma maligna
    kanker kulit yang berasal dari sel melanosit (penghasil pigmen)
  9. Membranous
    lapisan permukaan lentur, tipis, dan terkadang transparan
  10. Meninges
    selaput pembungkus sistem saraf
  11. Meningioma
    tumor yang berasal dari selaput pembungkus sistem saraf
  12. Meningitis
    peradangan pada selaput tipis yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang
  13. Meningocele
    penonjolan selaput sistem saraf melalui lubang pada tulang belakang
  14. Meningomyelocele
    penonjolan selaput sistem saraf dan isinya melalui lubang pada tulang belakang
  15. Metastasis
    penyebaran (sel kanker)
  16. Metatarsophalangeal
    sendi antara tulang-tulang pada bagian tengah telapak kaki dengan tulang-tulang di dekat jari kaki
  17. Mielodisplastis
    kata sifat yang digunakan untuk menjabarkan suatu kelainan tabung saraf yang menyebabkan terganggunya perkembangan sumsum tulang belakang
  18. Mielofibrosis
    suatu penyakit langka yang menyerang sumsum tulang di mana jaringan kolagen
    terkumpul membentuk jaringan parut fibrosa di dalam rongga sumsum tulang
  19. Mikroadenoma
    tumor kelenjar hipofisis yang berukuran sangat kecil (diameter kurang dari 10 mm)
  20. Mikroadenoma pituitari
    tumor jinak kelenjar hipofisis yang berukuran kurang dari 10 mm
  21. Mikroba
    organisme yang berukuran terlalu kecil untuk dapat dilihat mata telanjang, sehingga harus melihat dengan mikroskop.
  22. Mikrokarsinoma papilari tiroid
    kanker ganas pada kelenjar tiroid yang bentuknya mirip dengan jari dan hanya dapat dilihat melalui mikroskop
  23. Mitokondria
    kadang dijabarkan sebagai “pembangkit tenaga sel” karena menghasilkan sebagian besar adenosin trifosfat (ATP) dalam sel, yang dipakai sebagai sumber energi kimia.
  24. Miopati degeneratif
    kerusakan fungsi maupun motorik pada otot yang semakin lama semakin berat
  25. Motor Neuron Disease
    sekelompok gangguan saraf yang selektif mempengaruhi sel saraf yang mengontrol aktivitas otot termasuk berbicara, berjalan, menelan, dan gerakan umum tubuh
  26. Motorik
    sesuatu yang berkaitan dengan pergerakan otot
  27. MRI (Magnetic Resonance Imaging)
    pemeriksaan pencitraan dengan teknologi medan magnet
  28. Multiple sclerosis
    gangguan akibat peradangan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)
  29. Muscular dystrophy
    sekelompok penyakit otot yang melemahkan sistem muskuloskeletal dan menghambat gerak

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”N”]

  1. Necrosis
    jaringan mati
  2. Nefritis
    radang ginjal
  3. Nefrostomy
    pembuatan lubang pada ginjal
  4. Nephrologists
    dokter yang ahli dalam bidang ginjal dan saluran kemih
  5. Netropenia
    jumlah neutrofil yang menurun dalam darah
  6. Neuroma akustik
    tumor jinak pada saluran telinga bagian dalam
  7. Neuropati
    penyakit atau gangguan yang menyerang saraf sehingga mengganggu fungsi jaringan yang dipersarafi oleh saraf tersebut
  8. Neuropsikologis
    ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi otak yang berkaitan dengan proses psikologis tertentu dan perilaku
  9. Neuroradiological
    cabang ilmu radiologi yang mempelajari kelainan pada sistem saraf, tulang belakang, kepala, dan leher dengan menggunakan teknik pencitraan
  10. Neurosis
    gangguan mental berupa perilaku di luar normal yang tidak dapat diterima secara sosial
  11. Neutropenia
    kadar neutrofil di bawah normal
  12. Neutrophil
    bagian dari sel darah putih yang berfungsi untuk pertahanan tubuh terhadap peradangan terutama infeksi bakteri
  13. Neutropil absolut
    jumlah neutrofil (salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi) dalam satu mililiter darah
  14. Newzim
    istilah buatan Shinya bagi enzim-enzim yang melakukan kerja detoksifikasi intraseluler pada hewan, tumbuhan dan mikroorganisme. Shinya memilih untuk menyebutnya “newzim” karena enzim-enzim tersebut membantu memperbarui sel-sel makhluk hidup.
  15. Non-invasive
    tindakan medis tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh, tanpa menyebabkan kerusakan kulit atau rongga tubuh manusia
  16. NYHA classification
    klasifikasi gagal jantung yang diajukan oleh New York Heart Association (NYHA)

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”O”]

  1. Obliterasi progresive
    hambatan yang terus bertambah berat
  2. Obstruksi
    sumbatan
  3. Optic nerves
    saraf penglihatan
  4. Orbita
    rongga mata
  5. Orchidectomy
    pemotongan testis
  6. Organ
    kumpulan jaringan yang bersatu membentuk suatu unit struktural untuk menjalankan suatu fungsi
  7. Organisme
    eukariot organisme yang sel-selnya mengandung inti sel yang berisi DNA
  8. Orificium
    lubang
  9. Osteogenesis imperfekta
    sekelompok penyakit kolagen genetik di mana tulang tidak terbentuk dengan sempurna sehingga tulang tersebut menjadi rapuh dan mudah patah
  10. Osteoporosis
    penyakit tulang yang ditandai dengan adanya penurunan massa dan kepadatan tulang, yang menyebabkan tulang menjadi rentan patah dan mudah mengalami kelainan bentuk
  11. Otot spinal
    otot kanal tulang belakang

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”P”]

  1. Papilary micro carcinoma
    karsinoma tiroid papilar dengan diameter kurang dari 10 milimeter
  2. Paramedis
    seseorang yang dilatih untuk memberikan pengobatan darurat atau membantu orang lain yang profesional di bidang kesehatan (dokter)
  3. Parkinson
    penyakit motorik progresif yang ditandai dengan gemetar, kaku, gerakan lambat, dan ketidakseimbangan postur
  4. Patologis
    istilah yang digunakan untuk menunjukkan keadaan sakit atau penyakit
  5. Pemasangan veno-cava filter
    pemasangan filter (saringan) pada vena kava inferior untuk mencegah emboli paru
  6. Pembedahan elektive
    tindakan bedah berencana
  7. Pembedahan haematoma subdural
    suatu tindakan mengeluarkan perdarahan dari ruang subdural (lapisan otak)
  8. Pembedahan percobaan (explorative)
    tindakan bedah sebagai metode diagnostik untuk menemukan penyakit
  9. Pembedahan radikal
    tindakan operasi untuk mengambil jaringan yang sakit beserta penyebaran lokal di sekelilingnya termasuk jaringan getah bening
  10. Pembuluh darah koroner
    pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot jantung
  11. Pemeriksaan FEV1
    pemeriksaan volume udara yang dapat ditiup keluar secara paksa dalam satu detik, setelah menarik napas penuh
  12. Pemeriksaan LVEF
    pemeriksaan volume darah yang keluar dari ventrikel (bilik) jantung setiap kali jantung berdenyut
  13. Penyakit vaskular
    penyakit yang menyerang pembuluh darah
  14. Percutaneous valvotomy
    pelebaran katup jantung yang kaku secara pemotongan (insisi), dengan teknik penusukan jarum melalui kulit
  15. Percutaneous valvuloplasty
    pelebaran penyempitan katup jantung dengan kateter balon, dengan teknik penusukan jarum melalui kulit
  16. Percutaneus
    melalui kulit
  17. Pericardectomy
    memotong selaput jantung
  18. Perifer
    terletak di tepi atau jauh dari pusat
  19. Perikardial
    selaput jantung
  20. Perikardium
    selaput yang menyelimuti jantung dan pembuluh darah besar
  21. Peritoneal dialysis
    proses pembersihan darah dari zat beracun menggunakan selaput perut (peritoneum) pasien sebagai membran perantara
  22. Peritoneum
    lapisan pada dinding perut
  23. PET (Positron Emission Tomography)
    teknik kedokteran radiologi nuklir untuk menghasilkan gambaran proses fungsi tubuh
  24. Pita suara (vocal cord)
    membran di ujung atas tenggorokan yang berfungsi menggetarkan udara yang melewatinya sehingga menghasilkan suara
  25. Platelet absolut
    jumlah keping darah dalam satu mililiter darah
  26. Pleura
    selaput yang menyelimuti paru-paru
  27. Plexus brakhialis
    saraf utama pada bahu, dada, dan lengan, yang berasal dari jaringan saraf otak bagian leher dan satu saraf otak bagian dada
  28. Pneumothorax
    pengumpulan udara bebas/gas dalam rongga selaput paru-paru
  29. Poliartikular
    bersifat melibatkan banyak persendian
  30. Poliomyelitis
    penyakit kelumpuhan yang disebabkan virus polio yang menyerang sistem saraf pusat
  31. Polipectomy
    pemotongan polip
  32. Poliuria
    suatu keadaan saat seseorang mengeluarkan urine dalam jumlah berlebihan, seringkali disertai dengan sering buang air kecil
  33. Pre-malignant
    cikal bakal kanker
  34. Primary lateral sclerosis
    kelemahan yang semakin memberat pada otot yang tidak dapat digerakkan dengan kesadaran (otot involunter)
  35. Primary sclerosing cholangitis kronis
    penyakit saluran empedu yang menyebabkan peradangan dan sumbatan saluran empedu
  36. Pro-coagulant
    faktor pendukung pembekuan darah
  37. Progresif
    perjalanan penyakit yang tanda dan gejalanya cenderung menjadi lebih jelas dan lebih parah
  38. Progressive bulbar palsy
    penurunan saraf motorik di korteks otak, sumsum tulang belakang, batang otak, dan traktus piramidalis, yang secara khusus melibatkan saraf IX, X, dan XII
  39. Prokariot
    organisme berupa sel dengan DNA tak terbungkus inti sel.
  40. Prosedur endovaskular
    tindakan yang menggunakan kateter untuk memasukkan obat atau alat kecil ke dalam pembuluh darah untuk mengobati gangguan pada pembuluh darah
  41. Prosedur key hole
    teknik bedah modern berupa operasi yang dilakukan melalui sayatan kecil
  42. Prostesis
    alat yang digunakan sebagai pengganti bagian tubuh yang hilang
  43. Proteasom
    enzim yang memecah protein yang tak diperlukan atau rusak lewat satu reaksi kimia, disebut proteolisis, yang memecah ikatan peptida.
  44. Proteinuria
    keluarnya protein melalui air seni
  45. Psikiater
    dokter yang memiliki keahlian dalam bidang kesehatan jiwa
  46. Psikiatri
    cabang ilmu yang mempelajari kesehatan jiwa
  47. Psiko-geriatrik
    cabang ilmu kejiwaan dengan fokus kesehatan mental manula
  48. Psikosis
    gangguan mental berupa ketidakmampuan menilik keadaan yang sebenarnya
  49. Psikosomatis
    gangguan mental berupa perasaan memiliki penyakit akibat faktor psikologis
  50. Psikotropika
    zat atau obat yang berkhasiat untuk menyebabkan perubahan aktivitas mental dan perilaku
  51. Ptosis
    turunnya kelopak mata
  52. Punksi lumbar
    tindakan pengambilan cairan dari ruang sumsum tulang belakang di daerah lumbal, yakni di punggung bawah

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”Q”] Q [/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”R”]

  1. Radioterapi
    penggunaan radiasi yang biasanya dipakai untuk pengobatan kanker
  2. RAI
    teknik pemindaian tiroid dengan menggunakan ion radioaktif
  3. Rectocele
    penonjolan rectum ke vagina
  4. Reduksi
    koreksi yang dilakukan pada patah tulang/dislokasi
  5. Refraksi mata
    ketajaman penglihatan
  6. Rehabilitasi
    layanan kesehatan untuk mengembalikan kondisi ke fungsi semula
  7. Rematologi
    cabang ilmu penyakit dalam yang mempelajari penyakit reumatik
  8. Reseksi
    pengangkatan seluruh/sebagian organ
  9. Resipien
    seseorang yang menerima jaringan atau organ dari donor
  10. Reticulocyte
    sel darah merah muda
  11. Retikulosit absolut
    jumlah sel darah merah yang belum matang dalam satu mililiter darah
  12. Retinopati prematur
    saraf mata (retina) yang lepas pada bayi prematur
  13. Reversible ischaemic neurological disorder
    gangguan sistem saraf yang tidak menetap, diakibatkan oleh terganggunya aliran darah, dan kembali normal dalam waktu lebih dari 24 jam namun kurang dari 72 jam
  14. Rheumatoid Arthritis
    suatu penyakit kronis yang menyebabkan terjadinya peradangan dan kelainan bentuk sendi, disebabkan oleh adanya suatu antibodi yang menyerang sel sendi itu sendiri
  15. Rheumatoid factor
    antibodi yang ditemukan dalam darah penderita rheumatoid artritis
  16. Rheumatologist Pediatrik
    dokter yang spesialisasinya adalah penyakit rheumatik pada anak
  17. Rhizotomy
    pemotongan akar saraf kepala/saraf tulang belakang
  18. Ruptur
    kondisi pecah/robek/putus

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”S”]

  1. Salpingo-ooforektomi
    tindakan bedah untuk mengangkat saluran indung telur dan indung telur
  2. Sanatorium
    fasilitas medis untuk penyakit khusus jangka panjang
  3. Saraf optik
    saraf otak yang berfungsi mengirimkan sinyal penglihatan dari retina ke otak
  4. Sedimen aktif
    produk yang berasal dari darah atau ginjal dan saluran kemih yang teridentifikasi dari urin bila dilihat dengan mikroskop
  5. Sel efektor
    sel T yang aktif
  6. Sel T
    sel-sel yang termasuk satu kelompok sel darah merah yang dikenal sebagai limfosit dan berperan utama pada kekebalan yang diatur sel. Sel T punya reseptor istimewa pada permukaannya, disebut reseptor sel T (TCR, T cell receptors)
  7. Self antigen
    penanda diri (sel imun) abnormal, yang dapat terjadi pada saat terinfeksi (khususnya infeksi virus) dan perubahan sel
  8. Serebral
    otak; bagian dari sistem saraf pusat
  9. Serokonversi
    perubahan hasil pemeriksaan darah dari negatif ke positif yang menunjukkan ada perkembangan antibodi sebagai respon imunisasi atau infeksi
  10. Serositis
    peradangan pada selaput serosa
  11. Sindrom CREST (Calcinosis, Raynaud Phenomenon,Esophageal Dysmotility, Sclerodactyly, and Telangiectasia)
    suatu bentuk skleroderma yang merupakan kombinasi dari penumpukan kalsium, fenomena Raynaud (kekakuan pembuluh darah akibat emosi yang kuat ataupun rangsangan berupa suhu dingin), gangguan pergerakan kerongkongan, mengerasnya kulit pada jari, dan pelebaran pembuluh darah yang nampak
    pada kulit
  12. Sindrom metabolisme
    kombinasi beberapa gangguan medis, barangkali disebabkan stres berkepanjangan, yang meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes.
  13. Sindrom nefrotik
    kumpulan gejala berupa keluarnya protein di urin, kadar albumin turun, badan bengkak, dan kadar lemak meningkat
  14. Sinus
    rongga di dalam tulang atau jaringan lain
  15. Sirkumsisi
    sunat
  16. Sirosis
    pengerasan hati
  17. Sistem hematologi
    sistem sirkulasi darah dan sel darah
  18. Sistem kekebalan bawaan
    sistem kekebalan yang pertama muncul dalam evolusi, sistem kekebalan bawaan memberi perlindungan langsung terhadap infeksi. Sistem kekebalan bawaan terus menerus bekerja untuk membantu kita tetap bebas penyakit.
  19. Sistem ubiquitin-proteasom
    bagian sistem kekebalan bawaan, di man enzim proteasom memberi tanda “protein cacat” dan mengincar protein-protein itu untuk dipecah.
  20. Sistem vestibular
    suatu sistem di telinga bagian dalam yang berfungsi mengatur keseimbangan
  21. Sistemik
    sesuatu yang bersifat meluas, mempengaruhi beberapa organ tubuh atau satu kesatuan tubuh
  22. Sistolik
    tekanan darah atas
  23. Skeleroderma Progresif
    penyakit kulit dan jaringan ikat yang semakin lama semakin parah
  24. Skleroderma Linier
    penyakit kulit dan jaringan ikat yang muncul terlokalisasi dengan luka berbentuk seperti pita disertai perubahan warna kulit dan berkurangnya ukuran sel kulit, jaringan bawah kulit (subkutan), otot dan tulang
  25. Sklerosis
    pengerasan (pembuluh darah)
  26. Spina bifida
    kelainan pada tulang belakang
  27. Spinal muscular atropy
    kelainan genetik berupa penurunan kemampuan gerak dan pengecilan otot secara umum
  28. Splenomegali
    pembesaran limpa
  29. Squamous skin cancer
    kanker kulit yang berasal dari sel skuamosa
  30. Status asmatikus persisten
    serangan asma berat yang tidak membaik dengan terapi standar
  31. Stent
    pemasangan jala/alat medis untuk menyangga sumbatan aliran pembuluh darah
  32. Sterilisasi
    teknik medis untuk mencegah kemampuan memperoleh keturunan
  33. Stimulus
    rangsangan
  34. Stroke
    kematian sel otak tiba-tiba akibat gangguan aliran darah ke otak
  35. Stye
    hordeolum
  36. Sub arachnoid
    ruang antara otak dan selaput otak
  37. Sub kutan
    jaringan di bawah kulit
  38. Systectomy
    pemotongan kandung kemih
  39. Systocele
    penonjolan kandung kemih di dinding vagina

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”T”]

  1. Tabel Lund and Browder Body Surface
    metode penghitungan persentase luas luka bakar untuk setiap bagian utama tubuh pada bayi dan anak; rasio antara luas kepala leher dengan tungkai lebih besar pada anak daripada dewasa
  2. Tekanan intrakranial
    tekanan dalam rongga kepala
  3. Teknik pencitraan (imaging)
    teknik representasi atau reproduksi suatu objek dalam bentuk citra/gambar
  4. Teknik ultrasonik
    teknik pemeriksaan dengan menggunakan gelombang tekanan suara
  5. Tes Seronegatif
    hasil negatif pada pemeriksaan serum darah
  6. The Rule of Nines
    metode penghitungan persentase luas luka bakar untuk setiap bagian utama tubuh pada dewasa
  7. Thoracoplasty
    pengangkatan tulang iga
  8. Thrombocytopenia
    kadar trombosit di bawah normal
  9. Thrombo-hemorrhagic sistemik
    keadaan bekuan darah atau perdarahan di seluruh tubuh
  10. Timpanoplasty
    pembuatan selaput gendang telinga
  11. Tindakan CABG
    pencangkokan pembuluh darah dari bagian tubuh lain ke jantung, untuk memperbaiki aliran darah ke otot jantung dengan menggantikan fungsi pembuluh darah jantung yang tersumbat
  12. Tiroid
    kelenjar endokrin terbesar yang terletak di bagian depan leher (kelenjar gondok)
  13. TLR (toll-like receptors, reseptor toll) sekelompok protein yang berperan penting pada sistem kekebalan bawaan. Reseptor ini menangkap penyerang asing dan mengeluarkan bahan anti bakteri serta antivirus. Fungi tersebut tidak terbatas hanya pada sel yang diserang. Lewat kerja indra, sel-sel tetangga diberitahu akan adanya bahaya dan semua sel mengeluarkan bahan antibakteri serta antivirus untuk menghadapi kuman
  14. Toksisitas
    derajat kekuatan racun dari suatu zat
  15. Tonsil
    kumpulan kelenjar getah bening di tenggorokan (amandel)
  16. Tonsilectomy
    pengangkatan amandel
  17. Torakotomy
    tindakan bedah yang membuka rongga dada
  18. Tracheostomy
    pemotongan trakea
  19. Transeksi
    pemotongan
  20. Transfusi darah
    tindakan untuk memasukkan komponen darah ke sirkulasi darah dalam tubuh untuk mengganti darah yang hilang
  21. Transient ischaemic attack
    gangguan sistem saraf yang tidak menetap, diakibatkan oleh terganggunya aliran darah, dan kembali normal dalam waktu 24 jam
  22. Transmyocardial laser revascularisation
    prosedur non-invasif pada terapi angina berat dengan cara meningkatkan aliran darah ke otot jantung melalui penembakan sinyal laser pada lapisan jantung luar atau dalam
  23. Transplantasi
    pemindahan suatu jaringan dari satu orang ke orang lain atau dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lain
  24. Trombosis
    pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah
  25. Trombosis serebral
    pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah otak yang menyebabkan sumbatan aliran darah ke otak
  26. Trombosis sinus kavernosus
    penyumbatan pada vena di dasar otak
  27. Trombosit (platelet)
    sel darah yang berfungsi untuk pembekuan darah
  28. Trombositopenia
    penurunan jumlah sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah (keping darah) secara abnormal
  29. Troponin
    protein yang terkandung dalam otot jantung dan otot lurik
  30. Tuba falopii
    saluran indung telur
  31. Tubektomi/MOW
    teknik sterilisasi pada wanita
  32. Tuberkulosis
    penyakit akibat infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis (TBC)
  33. Tukak
    luka atau peradangan yang terbuka
  34. Tumor
    pertumbuhan jaringan yang abnormal
  35. Tumor pituitari
    tumor pada kelenjar hipofisis di otak
  36. Tungkai
    bagian kaki yang memanjang dari atas paha sampai telapak kaki
  37. Turbinectomy
    pemotongan konka hidung
  38. Tyroidectomy
    pemotongan kelenjar tiroid

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”U”]

  1. Ureter
    saluran dari ginjal ke kandung kemih
  2. Uretra
    saluran dari kandung kemih ke luar
  3. Urine
    air seni

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”V”]

  1. Vaksinasi
    tindakan memasukkan suatu mikro organisme (virus, bakteri) yang mati atau dilemahkan, atau protein dari mikro organisme tersebut, ke dalam tubuh untuk menimbulkan daya tahan tubuh sehingga dapat mencegah atau mengobati suatu penyakit menular
  2. Varices
    pelebaran pembuluh darah balik
  3. Varicocele
    pelebaran pembuluh darah scrotum
  4. Vasculitis
    peradangan pembuluh darah
  5. Vasektomi/MOP
    teknik sterilisasi pada laki-laki
  6. Ventilator mekanik
    alat untuk membantu proses pertukaran udara atau pernafasan dengan cara memompakan udara dari luar ke dalam paru-paru
  7. Ventrikel jantung
    bilik jantung
  8. Ventrikel otak
    ruang di otak yang mengandung cairan serebrospinal
  9. Virus
    agen kecil menular yang hanya bisa meggandakan diri dalam sel makhluk hidup lain

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”W”]

  1. Wasir
    pembengkakan/peradangan pembuluh darah di anus (ambeien)

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”X”] X [/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”Y”]

  1. Yeyenum/Jejunum
    bagian dari usus halus

[/fruitful_tab] [fruitful_tab title=”Z”] Z [/fruitful_tab] [/fruitful_tabs]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *