Daftar Istilah Kedokteran

Di bawah ini adalah beberapa istilah kedokteran yang perlu Anda ketahui.

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  1. Abdomen rongga perut
  2. Ablasi pelepasan.
  3. Aborsi keguguran/kematian janin sebelum usia kehamilan 20 minggu
  4. Abses bisul/kumpulan nanah
  5. Adenoid jaringan yang terletak di belakang rongga hidung di antara hidung dan tenggorokan
  6. Adenoidectomy pengangkatan adenoid
  7. AIDS sindrom defisiensi sistem ketahanan tubuh yang didapat akibat infeksi virus HIV
  8. ALS (Amyotropic Lateral Sclerosis) kelemahan progresif cepat berupa pengecilan dan kekakuan otot, kesulitan berbicara, menelan, dan bernapas
  9. Alzheimer gangguan akibat kematian sel-sel otak secara hampir bersamaan yang berakibat otak mengecil dan kehilangan fungsi
  10. Amiotrofi mengecilnya otot akibat penyakit pada saraf yang terdapat pada otot tersebut
  11. Analisa gas darah arteri pengukuran kandungan oksigen dan karbon dioksida serta kadar keasaman darah dari darah arteri
  12. Anemia suatu keadaan yang ditandai penurunan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan volume sel darah merah
  13. Anemia aplastik suatu penyakit yang ditandai dengan sumsum tulang yang tidak mampu memproduksi sel darah
  14. Aneurysma pelebaran pembuluh darah akibat kelemahan dinding pembuluh darah
  15. Angiografy teknik pencitraan untuk melihat bagian dalam pembuluh darah dan organ tubuh, terutama arteri, vena, dan ruang jantung
  16. Angioplasti tindakan pembedahan pada pembuluh darah akibat penyempitan atau sumbatan
  17. Anoreksia nervosa gangguan makan akibat rasa takut berlebihan terhadap peningkatan berat badan
  18. Anterior horn cells kumpulan saraf motorik yang terletak di substansia abu-abu tulang belakang sisi depan
  19. Antibiotik bahan atau senyawa yang membunuh atau menghambat perkembangan bakteri
  20. Antinuclear antibodi antibodi yang menyerang inti sel
  21. Aorta abdominal aorta (pembuluh darah utama) bagian perut
  22. Aorta thoracal aorta (pembuluh darah utama) bagian dada
  23. Aparatus lacrimal saluran air mata
  24. Apendectomy pengangkatan usus buntu
  25. Apoptosis kematian sel terprogram, atau bunuh diri sel
  26. Aritmia irama jantung yang tidak teratur
  27. Arteri karotis pembuluh darah arteri yang mensuplai oksigen ke leher dan kepala
  28. Arteri sirkumfleks cabang dari pembuluh darah koroner sisi kiri, yang mengalirkan darah terutama ke ventrikel kiri
  29. Arterio venous malformation jaringan pembuluh darah arteri dan vena yang bentuknya tidak normal
  30. Arteriografy teknik pencitraan untuk melihat keadaan pembuluh darah arteri bagian dalam
  31. Arthritis kronis peradangan sendi yang sudah berlangsung lama
  32. Artritis peradangan sendi
  33. Asites penumpukan abnormal cairan serosa di dalam rongga perut
  34. Atherectomy teknik bedah minimal invasif untuk mengeluarkan sumbatan lemak (aterosklerosis) pada pembuluh darah besar
  35. ATP (adenosin trifosfat) molekul yang mengangkut energi kimia dalam sel untuk metabolisme
  36. Atrium serambi jantung
  37. Atrofi muskular berkurangnya ukuran dan jumlah serat otot akibat proses penuaan, penurunan aliran darah, kurangnya gizi ataupun akibat hilangnya fungsi saraf
  38. Atrofi tubular berkurangnya ukuran tabung kecil yang terletak di dalam ginjal
  39. Atropi berkurangnya ukuran suatu sel atau organ
  40. Audiometri pemeriksaan untuk menentukan kemampuan pendengaran
  41. Auto-antibodi antibodi yang menyerang sel atau jaringan tubuh sendiri
  42. Autofagi proses penghancuran kuman yang berhasil masuk sel setelah lolos dari serangan bahan antibakteri dan antivirus. Kuman diidentifikasi dalam sel, dikurung, lalu dicincang oleh enzim
  43. Autoimun respon imun tubuh yang menyerang jaringan atau organ tubuh itu sendiri

  1. Bakteri kelompok besar mikroorganisme bersel tunggal, tanpa inti sel
  2. Basal cell cancer kanker kulit yang berasal dari sel basal
  3. Bilirubin pigmen empedu
  4. Biopsy pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium
  5. Bulbar efferent neuron otot motorik di sekitar wajah yang berfungsi untuk menelan, berbicara, bernafas
  6. Bulimia kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus
  7. Burr hole tindakan bedah berupa melubangi tengkorak

  1. Cairan serebrospinal cairan yang terkandung di dalam ventrikel otak, ruang sub-araknoid, dan kanal sentral sumsum tulang belakang
  2. Carcinoma in situ kanker stadium awal, yang ditandai dengan kanker yang belum menyebar ke jaringan sekitar
  3. Cerebral shunt saluran buatan yang memungkinkan cairan otak mengalir ke bagian tubuh lain, misalnya ke perut
  4. Chantus sudut mata
  5. Chiropractor/Chiropractic terapi alternatif yang mendiagnosis dan mengobati seseorang melalui manipulasi sistem tulang belakang
  6. Cholangiogram pemeriksaan pencitraan kandung empedu
  7. CIN (Neoplasia Intraepitel Servix) perubahan bentuk dan/atau pertumbuhan abnormal sel permukaan leher rahim
  8. Cochlear rongga berbentuk kerucut atau rumah siput pada telinga bagian dalam, merupakan bagian dari labirin telinga yang berfungsi dalam proses pendengaran
  9. Colon usus besar
  10. Colostomy operasi pembuatan lubang pengeluaran melalui usus besar
  11. Computerised Tomography pemeriksaan pencitraan menggunakan alat CT scan untuk mendapat gambaran tiga dimensi suatu objek
  12. Cuci darah (Dialysis) proses pemisahan ion atau zat berberat molekul rendah dari darah melalui proses difusi pada membran semi-permeabel

  1. Defibrilator terapi listrik kejut untuk memperbaiki gangguan irama jantung
  2. Defisiensi kekurangan
  3. Defisit kekurangan
  4. Defisit neurologik gangguan pada sistem saraf
  5. Deformitas kelainan bentuk
  6. Demensia penurunan fungsi pikiran dan memori yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak
  7. Demielinisasi kerusakan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)
  8. Denervasi pemotongan persarafan
  9. Densitometri Sinar-X Dual-Energy (DEXA) suatu metode pengukuran kepadatan optik dari suatu zat dengan cara memaparkan zat tersebut dengan radiasi elektromagnetik, kemudian dilakukan pengukuran jumlah radiasi yang diserap oleh zat tersebut
  10. Deteorisasi penurunan keadaan seseorang, bertambah buruk
  11. Diabetes penyakit gula/kencing manis
  12. Diagnosis identifikasi terhadap sesuatu penyakit
  13. Diastolik tekanan darah bawah
  14. DIC (Disseminated Intravascular Coagulation) gangguan sistem pembekuan darah di seluruh tubuh
  15. Disfungsi bulbar gangguan fungsi otot sekitar wajah dan leher oleh saraf bagian terbawah batang otak dan saraf-saraf otak
  16. Diskus intervertebrata struktur pada tulang belakang yang berfungsi sebagai penahan tulang belakang
  17. Dislokasi pergeseran dari tempat asalnya
  18. Donor orang yang menyerahkan organ tubuhnya untuk dipakai di tubuh orang lain
  19. Ductus saluran
  20. Dysplasia pertumbuhan abnormal jaringan tubuh, biasanya berupa pembelahan sel-sel muda

  1. Echocardiografi pemeriksaan jantung dengan teknik gelombang ultrasonik
  2. eGFR volume cairan yang disaring oleh saringan glomerulus ginjal per satuan waktu
  3. Eksisi pemotongan
  4. Ekstirpasi pengangkatan secara menyeluruh
  5. Ekterna bagian luar
  6. Electroencephalography pemeriksaan aktivitas saraf otak
  7. Elektrokauter teknik medis untuk memotong bagian tubuh dengan menggunakan pembakaran
  8. Elektromiografi pencatatan aktivitas listrik otot yang membantu diagnosis penyakit saraf dan otot
  9. Emboli sumbatan aliran darah
  10. Emboli serebral penyumbatan otak yang disebabkan oleh bekuan darah, lemak, atau gelembung gas dalam aliran darah
  11. Embolisasi prosedur non-invasif untuk menyumbat pembuluh darah
  12. Endarterektomi operasi pengangkatan sumbatan lemak di arteri
  13. Endometriosis pertumbuhan jaringan endometrium di luar rahim
  14. Endoskopi teknik untuk melihat bagian dalam tubuh dengan menggunakan alat yang dimasukkan langsung ke dalam organ tubuh yang hendak dilihat
  15. Enhanced External Counterpulsation prosedur tidak invasif (tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh) pada terapi angina yang tidak merespons terhadap terapi standar dengan cara meningkatkan tekanan diastolik jantung sehingga meningkatkan aliran darah koroner
  16. Ensefalopati penurunan fungsi otak yang disebabkan oleh berbagai penyakit, termasuk penyakit metabolik, kegagalan organ, peradangan, serta infeksi kronis
  17. Enzim protein yang terlibat sebagai katalis di segala tahap aktivitas hidup
  18. Eosinofilis fasiitis peradangan selaput pembungkus otot anggota gerak yang disertai dengan peningkatan jumlah sel darah putih yang disebut eosinofil, pembengkakan dan penumpukan cairan, seringkali terjadi setelah berolahraga berat
  19. Epididimectomy pemotongan saluran epididimis
  20. Exanthem-enanthem ruam kulit-ruam mukosa

  1. Faringectomy pemotongan faring
  2. Faringolaringectomy pemotongan faring dan laring
  3. Fascia pembungkus
  4. Fasikulasi gerakan halus, cepat, dan berkedut dari satu berkas serabut otot atau satu unit motorik
  5. Fatty liver perubahan konsistensi hati akibat perlemakan
  6. Fenestrasi pembuatan lubang baru pada selaput gendang telinga
  7. Fibrinolitic pemecahan bekuan darah (fibrin)
  8. Fibroid/miom tumor jinak dinding rahim
  9. Fiksasi internal metode penyambungan patahan tulang tanpa menggunakan alat di luar kulit
  10. Fistula hubungan atau saluran abnormal antara dua organ atau pembuluh
  11. Fitokimia senyawa kimia seperti beta-karoten yang ada secara alami pada tumbuhan. Istilah ini biasa digunakan untuk zat-zat kimia yang bisa mempengaruhi kesehatan, tapi belum ditetapkan sebagai gizi yang diperlukan.
  12. Focal segmental salah satu tipe sindrom nefrotik yang melibatkan kerusakan beberapa bagian glomerulus
  13. Food supplement makanan tambahan
  14. Fraksi ejeksi ventrikel banyaknya darah yang mampu dipompa oleh bilik jantung
  15. Fungsi koordinasi proses penerimaan, pengolahan, dan penyaluran rangsang ke beberapa organ tubuh agar dapat bekerja serasi
  16. Fungsi sensorik proses penghantaran rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat
  17. Fungus (jamak: fungi) anggota kelompok organisme eukariotik besar yang mencakup mikroorganisme seperti khamir (yeast) dan kapang (mold), dan juga jamur.

  1. Gastroenterology ilmu yang mempelajari tentang saluran pencernaan
  2. Gastroenterostomy pemotongan lambung dan usus
  3. Geriatrik cabang ilmu penyakit dalam dengan fokus kesehatan manula
  4. Glaukoma peningkatan tekanan bola mata
  5. Glomerulonefritis peradangan glomerulus (sel penyaring) atau pembuluh darah ginjal
  6. Granuloma kumpulan sel imunitas akibat proses peradangan
  7. Granulomatosa peradangan yang ditandai dengan kumpulan makrofag

  1. Hematologi cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan darah dan jaringan yang membentuk darah
  2. Hematoma kumpulan darah di luar pembuluh darah yang terlokalisasi (memar/lebam)
  3. Hematopoetik sel induk sel induk yang akan berkembang menjadi sel darah seperti sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan beberapa sel lain dalam sumsum tulang
  4. Hematopoietik proses pembentukan sel darah
  5. Hemofilia penyakit gangguan pembekuan darah akibat kekurangan atau kelainan salah satu (atau lebih) faktor pembekuan darah (faktor VIII dan IX)
  6. Hemoroidectomy pengangkatan wasir/ambeien
  7. Hepatectomy pengangkatan hati
  8. Hepatic encephalopaty gangguan (penurunan) kesadaran akibat kelainan hati
  9. Hepaticoduodenostomy pengangkatan hati dan usus
  10. Hepatology ilmu yang mempelajari tentang hati
  11. Hernia penonjolan abnormal ruas organ/organ tubuh/jaringan melalui dinding organ yang lemah
  12. Hernioraphy tindakan operasi pada hernia
  13. Histopatologik ilmu yang mempelajari kondisi dan fungsi jaringan dalam kaitannya dengan penyakit
  14. HIV (Human Immunodeficiency Virus) virus yang dapat menyebabkan turunnya sistem ketahanan tubuh manusia
  15. Hydrocele adanya cairan di dalam scrotum
  16. Hyperkeratosis penebalan lapisan terluar kulit yang paling sering disebabkan karena kekurangan vitamin A
  17. Hypoksemia kekurangan oksigen dalam darah
  18. Hysterectomy tindakan bedah untuk mengangkat rahim

  1. Idiopatik tidak diketahui (penyebabnya)
  2. Implant cochlea penanaman koklea buatan
  3. Impotensi disfungsi seksual
  4. Imunologi cabang ilmu biomedik yang mempelajari aspek sistem imun pada organisme
  5. Imunomodulator perangsangan sistem ketahanan tubuh
  6. Imunosupresi penekanan sistem ketahanan tubuh
  7. Infark suatu daerah jaringan mati yang terlokalisasi, disebabkan oleh adanya penyumbatan aliran darah ke daerah tersebut
  8. Inguinal lipat paha
  9. Interna bagian dalam
  10. Intestinal usus
  11. Intra arterial dalam pembuluh darah bersih (arteri)
  12. Intractable pruritus rasa gatal yang sulit diatasi
  13. Intravena tindakan memasukkan suatu larutan ke dalam sirkulasi darah vena
  14. Introitus pintu masuk/lubang
  15. Invasif prosedur medis dengan memasukkan alat/benda asing ke dalam tubuh
  16. Iskemik ketidakcukupan aliran darah ke bagian tubuh

  1. Jaringan parut jaringan ikat yang tumbuh menggantikan jaringan normal setelah terjadinya luka atau cedera

  1. Kalazion massa pada kelopak mata
  2. Kalkulus endapan
  3. Kanker pertumbuhan sel yang tak terkendali sehingga dapat menyerang organ tubuh lain yang bersifat ganas
  4. Kanker in situ kanker yang terbatas pada tempat asalnya tanpa invasi ke jaringan sekitarnya
  5. Kardiomiopaty gangguan yang terjadi pada struktur dan fungsi dinding otot jantung
  6. Karsinoma kanker yang berasal dari jaringan/lapisan paling luar organ
  7. Karsinomatus berkaitan atau mempunyai sifat yang serupa dengan sel ganas/kanker
  8. Katarak lensa mata keruh atau berselaput
  9. Kateterisasi tindakan memasukkan perangkat medis ke dalam tubuh untuk mengobati penyakit atau melakukan prosedur pembedahan
  10. Kejang grand mal kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar, ditandai dengan kejang tonik klonik
  11. Kejang petit mal kejang yang ditandai kehilangan kesadaran dalam waktu singkat dan akan langsung kembali normal setelah fase kejang selesai
  12. Kejang tonik klonik kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar, ditandai dengan kaku pada keempat anggota tubuh (fase tonik) dan diikuti dengan hentakan/kelojotan pada keempat anggota tubuh tersebut (fase klonik).
  13. Kelainan genetik gangguan pada gen, yang dapat menyebabkan penyakit atau kelainan bawaan
  14. Kelainan organik kelainan pada organ tubuh manusia
  15. Kelenjar lacrimal kelenjar air mata
  16. Kemoterapi pengobatan kanker dengan obat untuk mematikan sel
  17. Kifoskoliosis progresif suatu kondisi abnormal tulang belakang yang bengkok ke belakang dan samping
  18. Kista rongga tertutup abnormal yang berisi cairan
  19. Kognitif kecerdasan
  20. Kolitis ulseratif radang usus besar dengan luka terbuka (tukak)
  21. Kontrasepsi metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan
  22. Kornea lapisan mata paling luar yang bersifat transparan
  23. Kortikospinalis susunan saraf yang mengantarkan rangsang gerak dari otak ke bagian motorik di batang otak dan sumsum tulang belakang
  24. Kraniotomi pembedahan tulang kepala
  25. Kreatinin hasil metabolisme protein otot
  26. Kriokauter teknik medis untuk menghancurkan jaringan abnormal dengan menggunakan suhu dingin yang ekstrim
  27. Krioterapi penggunaan suhu yang sangat rendah dalam terapi medis
  28. Kronis persisten, terus ada dalam waktu lama
  29. Kuman organisme penyebab penyakit. Di antaranya termasuk sebagian bakteri (seperti staphylococcus), virus (misalnya virus polio, dan fungi)

  1. Labirinectomy pemotongan labirin
  2. Laktobasilus sebagian kelompok bakteri asam laktat yang mengubah laktosa dan gula lain menjadi asam laktat sehingga mengubah lingkungan jadi bersifat asam, menghambat pertumbuhan sebagian bakteri merugikan.
  3. Laparotomy tindakan bedah dengan membuka rongga perut
  4. Leukemia kanker sel darah putih
  5. Leukemia Limfositik Kronik salah satu kanker darah putih
  6. Leukositosis peningkatan kadar sel darah putih
  7. Leukositosis neutrophilic peningkatan sel darah putih (neutrofil) dalam aliran darah atau jaringan
  8. Ligasi pengikatan
  9. Limfadenopaty pembesaran kelenjar getah bening
  10. Limfokin dibuat oleh sel T untuk mengatur tanggapan sistem kekebalan dengan mengirim sinyal antar sel dan menarik sel-sel imun lain, seperti makrofag dan limfosit lain, ke tempat yang terinfeksi untuk menyerang kuman.
  11. Lisosom enzim yang memecah makanan dalam sel hewan supaya lebih mudah dicerna. (Pada khamir dan tumbuhan, tugas yang sama dilakukan oleh vakuola litik)
  12. Lumen rongga atau ruang terbuka bagian dalam dari sebuah organ yang berbentuk silinder
  13. Lumpectomy pengangkatan suatu tumor dari payudara beserta dengan sebagian kecil jaringan di sekitarnya melalui prosedur pembedahan
  14. Lupus discoid kelainan kulit akibat penyakit lupus
  15. Lupus Eritematosus suatu penyakit jaringan ikat bersifat autoimun yang mempengaruhi beberapa organ seperti sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung, dan paru
  16. Lupus nefritis peradangan ginjal yang disebabkan lupus eritematosus sistemik

  1. Makrofag sel-sel darah putih yang pertama bereaksi terhadap kuman yang menyerang dan bertugas menangkap serta menelan kuman
  2. Malformasi vascular kelainan pembuluh darah
  3. Mandibulla rahang bawah
  4. Mastoidectomy pemotongan tulang mastoid
  5. Maxilla rahang atas
  6. Medula inti dari organ-organ atau struktur tubuh tertentu
  7. Melanoma tumor kulit yang berasal dari sel melanosit (penghasil pigmen)
  8. Melanoma maligna kanker kulit yang berasal dari sel melanosit (penghasil pigmen)
  9. Membranous lapisan permukaan lentur, tipis, dan terkadang transparan
  10. Meninges selaput pembungkus sistem saraf
  11. Meningioma tumor yang berasal dari selaput pembungkus sistem saraf
  12. Meningitis peradangan pada selaput tipis yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang
  13. Meningocele penonjolan selaput sistem saraf melalui lubang pada tulang belakang
  14. Meningomyelocele penonjolan selaput sistem saraf dan isinya melalui lubang pada tulang belakang
  15. Metastasis penyebaran (sel kanker)
  16. Metatarsophalangeal sendi antara tulang-tulang pada bagian tengah telapak kaki dengan tulang-tulang di dekat jari kaki
  17. Mielodisplastis kata sifat yang digunakan untuk menjabarkan suatu kelainan tabung saraf yang menyebabkan terganggunya perkembangan sumsum tulang belakang
  18. Mielofibrosis suatu penyakit langka yang menyerang sumsum tulang di mana jaringan kolagen terkumpul membentuk jaringan parut fibrosa di dalam rongga sumsum tulang
  19. Mikroadenoma tumor kelenjar hipofisis yang berukuran sangat kecil (diameter kurang dari 10 mm)
  20. Mikroadenoma pituitari tumor jinak kelenjar hipofisis yang berukuran kurang dari 10 mm
  21. Mikroba organisme yang berukuran terlalu kecil untuk dapat dilihat mata telanjang, sehingga harus melihat dengan mikroskop.
  22. Mikrokarsinoma papilari tiroid kanker ganas pada kelenjar tiroid yang bentuknya mirip dengan jari dan hanya dapat dilihat melalui mikroskop
  23. Mitokondria kadang dijabarkan sebagai “pembangkit tenaga sel” karena menghasilkan sebagian besar adenosin trifosfat (ATP) dalam sel, yang dipakai sebagai sumber energi kimia.
  24. Miopati degeneratif kerusakan fungsi maupun motorik pada otot yang semakin lama semakin berat
  25. Motor Neuron Disease sekelompok gangguan saraf yang selektif mempengaruhi sel saraf yang mengontrol aktivitas otot termasuk berbicara, berjalan, menelan, dan gerakan umum tubuh
  26. Motorik sesuatu yang berkaitan dengan pergerakan otot
  27. MRI (Magnetic Resonance Imaging) pemeriksaan pencitraan dengan teknologi medan magnet
  28. Multiple sclerosis gangguan akibat peradangan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)
  29. Muscular dystrophy sekelompok penyakit otot yang melemahkan sistem muskuloskeletal dan menghambat gerak

  1. Necrosis jaringan mati
  2. Nefritis radang ginjal
  3. Nefrostomy pembuatan lubang pada ginjal
  4. Nephrologists dokter yang ahli dalam bidang ginjal dan saluran kemih
  5. Netropenia jumlah neutrofil yang menurun dalam darah
  6. Neuroma akustik tumor jinak pada saluran telinga bagian dalam
  7. Neuropati penyakit atau gangguan yang menyerang saraf sehingga mengganggu fungsi jaringan yang dipersarafi oleh saraf tersebut
  8. Neuropsikologis ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi otak yang berkaitan dengan proses psikologis tertentu dan perilaku
  9. Neuroradiological cabang ilmu radiologi yang mempelajari kelainan pada sistem saraf, tulang belakang, kepala, dan leher dengan menggunakan teknik pencitraan
  10. Neurosis gangguan mental berupa perilaku di luar normal yang tidak dapat diterima secara sosial
  11. Neutropenia kadar neutrofil di bawah normal
  12. Neutrophil bagian dari sel darah putih yang berfungsi untuk pertahanan tubuh terhadap peradangan terutama infeksi bakteri
  13. Neutropil absolut jumlah neutrofil (salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi) dalam satu mililiter darah
  14. Newzim istilah buatan Shinya bagi enzim-enzim yang melakukan kerja detoksifikasi intraseluler pada hewan, tumbuhan dan mikroorganisme. Shinya memilih untuk menyebutnya “newzim” karena enzim-enzim tersebut membantu memperbarui sel-sel makhluk hidup.
  15. Non-invasive tindakan medis tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh, tanpa menyebabkan kerusakan kulit atau rongga tubuh manusia
  16. NYHA classification klasifikasi gagal jantung yang diajukan oleh New York Heart Association (NYHA)

  1. Obliterasi progresive hambatan yang terus bertambah berat
  2. Obstruksi sumbatan
  3. Optic nerves saraf penglihatan
  4. Orbita rongga mata
  5. Orchidectomy pemotongan testis
  6. Organ kumpulan jaringan yang bersatu membentuk suatu unit struktural untuk menjalankan suatu fungsi
  7. Organisme eukariot organisme yang sel-selnya mengandung inti sel yang berisi DNA
  8. Orificium lubang
  9. Osteogenesis imperfekta sekelompok penyakit kolagen genetik di mana tulang tidak terbentuk dengan sempurna sehingga tulang tersebut menjadi rapuh dan mudah patah
  10. Osteoporosis penyakit tulang yang ditandai dengan adanya penurunan massa dan kepadatan tulang, yang menyebabkan tulang menjadi rentan patah dan mudah mengalami kelainan bentuk
  11. Otot spinal otot kanal tulang belakang

  1. Papilary micro carcinoma karsinoma tiroid papilar dengan diameter kurang dari 10 milimeter
  2. Paramedis seseorang yang dilatih untuk memberikan pengobatan darurat atau membantu orang lain yang profesional di bidang kesehatan (dokter)
  3. Parkinson penyakit motorik progresif yang ditandai dengan gemetar, kaku, gerakan lambat, dan ketidakseimbangan postur
  4. Patologis istilah yang digunakan untuk menunjukkan keadaan sakit atau penyakit
  5. Pemasangan veno-cava filter pemasangan filter (saringan) pada vena kava inferior untuk mencegah emboli paru
  6. Pembedahan elektive tindakan bedah berencana
  7. Pembedahan haematoma subdural suatu tindakan mengeluarkan perdarahan dari ruang subdural (lapisan otak)
  8. Pembedahan percobaan (explorative) tindakan bedah sebagai metode diagnostik untuk menemukan penyakit
  9. Pembedahan radikal tindakan operasi untuk mengambil jaringan yang sakit beserta penyebaran lokal di sekelilingnya termasuk jaringan getah bening
  10. Pembuluh darah koroner pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot jantung
  11. Pemeriksaan FEV1 pemeriksaan volume udara yang dapat ditiup keluar secara paksa dalam satu detik, setelah menarik napas penuh
  12. Pemeriksaan LVEF pemeriksaan volume darah yang keluar dari ventrikel (bilik) jantung setiap kali jantung berdenyut
  13. Penyakit vaskular penyakit yang menyerang pembuluh darah
  14. Percutaneous valvotomy pelebaran katup jantung yang kaku secara pemotongan (insisi), dengan teknik penusukan jarum melalui kulit
  15. Percutaneous valvuloplasty pelebaran penyempitan katup jantung dengan kateter balon, dengan teknik penusukan jarum melalui kulit
  16. Percutaneus melalui kulit
  17. Pericardectomy memotong selaput jantung
  18. Perifer terletak di tepi atau jauh dari pusat
  19. Perikardial selaput jantung
  20. Perikardium selaput yang menyelimuti jantung dan pembuluh darah besar
  21. Peritoneal dialysis proses pembersihan darah dari zat beracun menggunakan selaput perut (peritoneum) pasien sebagai membran perantara
  22. Peritoneum lapisan pada dinding perut
  23. PET (Positron Emission Tomography) teknik kedokteran radiologi nuklir untuk menghasilkan gambaran proses fungsi tubuh
  24. Pita suara (vocal cord) membran di ujung atas tenggorokan yang berfungsi menggetarkan udara yang melewatinya sehingga menghasilkan suara
  25. Platelet absolut jumlah keping darah dalam satu mililiter darah
  26. Pleura selaput yang menyelimuti paru-paru
  27. Plexus brakhialis saraf utama pada bahu, dada, dan lengan, yang berasal dari jaringan saraf otak bagian leher dan satu saraf otak bagian dada
  28. Pneumothorax pengumpulan udara bebas/gas dalam rongga selaput paru-paru
  29. Poliartikular bersifat melibatkan banyak persendian
  30. Poliomyelitis penyakit kelumpuhan yang disebabkan virus polio yang menyerang sistem saraf pusat
  31. Polipectomy pemotongan polip
  32. Poliuria suatu keadaan saat seseorang mengeluarkan urine dalam jumlah berlebihan, seringkali disertai dengan sering buang air kecil
  33. Pre-malignant cikal bakal kanker
  34. Primary lateral sclerosis kelemahan yang semakin memberat pada otot yang tidak dapat digerakkan dengan kesadaran (otot involunter)
  35. Primary sclerosing cholangitis kronis penyakit saluran empedu yang menyebabkan peradangan dan sumbatan saluran empedu
  36. Pro-coagulant faktor pendukung pembekuan darah
  37. Progresif perjalanan penyakit yang tanda dan gejalanya cenderung menjadi lebih jelas dan lebih parah
  38. Progressive bulbar palsy penurunan saraf motorik di korteks otak, sumsum tulang belakang, batang otak, dan traktus piramidalis, yang secara khusus melibatkan saraf IX, X, dan XII
  39. Prokariot organisme berupa sel dengan DNA tak terbungkus inti sel.
  40. Prosedur endovaskular tindakan yang menggunakan kateter untuk memasukkan obat atau alat kecil ke dalam pembuluh darah untuk mengobati gangguan pada pembuluh darah
  41. Prosedur key hole teknik bedah modern berupa operasi yang dilakukan melalui sayatan kecil
  42. Prostesis alat yang digunakan sebagai pengganti bagian tubuh yang hilang
  43. Proteasom enzim yang memecah protein yang tak diperlukan atau rusak lewat satu reaksi kimia, disebut proteolisis, yang memecah ikatan peptida.
  44. Proteinuria keluarnya protein melalui air seni
  45. Psikiater dokter yang memiliki keahlian dalam bidang kesehatan jiwa
  46. Psikiatri cabang ilmu yang mempelajari kesehatan jiwa
  47. Psiko-geriatrik cabang ilmu kejiwaan dengan fokus kesehatan mental manula
  48. Psikosis gangguan mental berupa ketidakmampuan menilik keadaan yang sebenarnya
  49. Psikosomatis gangguan mental berupa perasaan memiliki penyakit akibat faktor psikologis
  50. Psikotropika zat atau obat yang berkhasiat untuk menyebabkan perubahan aktivitas mental dan perilaku
  51. Ptosis turunnya kelopak mata
  52. Punksi lumbar tindakan pengambilan cairan dari ruang sumsum tulang belakang di daerah lumbal, yakni di punggung bawah

Q
  1. Radioterapi penggunaan radiasi yang biasanya dipakai untuk pengobatan kanker
  2. RAI teknik pemindaian tiroid dengan menggunakan ion radioaktif
  3. Rectocele penonjolan rectum ke vagina
  4. Reduksi koreksi yang dilakukan pada patah tulang/dislokasi
  5. Refraksi mata ketajaman penglihatan
  6. Rehabilitasi layanan kesehatan untuk mengembalikan kondisi ke fungsi semula
  7. Rematologi cabang ilmu penyakit dalam yang mempelajari penyakit reumatik
  8. Reseksi pengangkatan seluruh/sebagian organ
  9. Resipien seseorang yang menerima jaringan atau organ dari donor
  10. Reticulocyte sel darah merah muda
  11. Retikulosit absolut jumlah sel darah merah yang belum matang dalam satu mililiter darah
  12. Retinopati prematur saraf mata (retina) yang lepas pada bayi prematur
  13. Reversible ischaemic neurological disorder gangguan sistem saraf yang tidak menetap, diakibatkan oleh terganggunya aliran darah, dan kembali normal dalam waktu lebih dari 24 jam namun kurang dari 72 jam
  14. Rheumatoid Arthritis suatu penyakit kronis yang menyebabkan terjadinya peradangan dan kelainan bentuk sendi, disebabkan oleh adanya suatu antibodi yang menyerang sel sendi itu sendiri
  15. Rheumatoid factor antibodi yang ditemukan dalam darah penderita rheumatoid artritis
  16. Rheumatologist Pediatrik dokter yang spesialisasinya adalah penyakit rheumatik pada anak
  17. Rhizotomy pemotongan akar saraf kepala/saraf tulang belakang
  18. Ruptur kondisi pecah/robek/putus

  1. Salpingo-ooforektomi tindakan bedah untuk mengangkat saluran indung telur dan indung telur
  2. Sanatorium fasilitas medis untuk penyakit khusus jangka panjang
  3. Saraf optik saraf otak yang berfungsi mengirimkan sinyal penglihatan dari retina ke otak
  4. Sedimen aktif produk yang berasal dari darah atau ginjal dan saluran kemih yang teridentifikasi dari urin bila dilihat dengan mikroskop
  5. Sel efektor sel T yang aktif
  6. Sel T sel-sel yang termasuk satu kelompok sel darah merah yang dikenal sebagai limfosit dan berperan utama pada kekebalan yang diatur sel. Sel T punya reseptor istimewa pada permukaannya, disebut reseptor sel T (TCR, T cell receptors)
  7. Self antigen penanda diri (sel imun) abnormal, yang dapat terjadi pada saat terinfeksi (khususnya infeksi virus) dan perubahan sel
  8. Serebral otak; bagian dari sistem saraf pusat
  9. Serokonversi perubahan hasil pemeriksaan darah dari negatif ke positif yang menunjukkan ada perkembangan antibodi sebagai respon imunisasi atau infeksi
  10. Serositis peradangan pada selaput serosa
  11. Sindrom CREST (Calcinosis, Raynaud Phenomenon,Esophageal Dysmotility, Sclerodactyly, and Telangiectasia) suatu bentuk skleroderma yang merupakan kombinasi dari penumpukan kalsium, fenomena Raynaud (kekakuan pembuluh darah akibat emosi yang kuat ataupun rangsangan berupa suhu dingin), gangguan pergerakan kerongkongan, mengerasnya kulit pada jari, dan pelebaran pembuluh darah yang nampak pada kulit
  12. Sindrom metabolisme kombinasi beberapa gangguan medis, barangkali disebabkan stres berkepanjangan, yang meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes.
  13. Sindrom nefrotik kumpulan gejala berupa keluarnya protein di urin, kadar albumin turun, badan bengkak, dan kadar lemak meningkat
  14. Sinus rongga di dalam tulang atau jaringan lain
  15. Sirkumsisi sunat
  16. Sirosis pengerasan hati
  17. Sistem hematologi sistem sirkulasi darah dan sel darah
  18. Sistem kekebalan bawaan sistem kekebalan yang pertama muncul dalam evolusi, sistem kekebalan bawaan memberi perlindungan langsung terhadap infeksi. Sistem kekebalan bawaan terus menerus bekerja untuk membantu kita tetap bebas penyakit.
  19. Sistem ubiquitin-proteasom bagian sistem kekebalan bawaan, di man enzim proteasom memberi tanda “protein cacat” dan mengincar protein-protein itu untuk dipecah.
  20. Sistem vestibular suatu sistem di telinga bagian dalam yang berfungsi mengatur keseimbangan
  21. Sistemik sesuatu yang bersifat meluas, mempengaruhi beberapa organ tubuh atau satu kesatuan tubuh
  22. Sistolik tekanan darah atas
  23. Skeleroderma Progresif penyakit kulit dan jaringan ikat yang semakin lama semakin parah
  24. Skleroderma Linier penyakit kulit dan jaringan ikat yang muncul terlokalisasi dengan luka berbentuk seperti pita disertai perubahan warna kulit dan berkurangnya ukuran sel kulit, jaringan bawah kulit (subkutan), otot dan tulang
  25. Sklerosis pengerasan (pembuluh darah)
  26. Spina bifida kelainan pada tulang belakang
  27. Spinal muscular atropy kelainan genetik berupa penurunan kemampuan gerak dan pengecilan otot secara umum
  28. Splenomegali pembesaran limpa
  29. Squamous skin cancer kanker kulit yang berasal dari sel skuamosa
  30. Status asmatikus persisten serangan asma berat yang tidak membaik dengan terapi standar
  31. Stent pemasangan jala/alat medis untuk menyangga sumbatan aliran pembuluh darah
  32. Sterilisasi teknik medis untuk mencegah kemampuan memperoleh keturunan
  33. Stimulus rangsangan
  34. Stroke kematian sel otak tiba-tiba akibat gangguan aliran darah ke otak
  35. Stye hordeolum
  36. Sub arachnoid ruang antara otak dan selaput otak
  37. Sub kutan jaringan di bawah kulit
  38. Systectomy pemotongan kandung kemih
  39. Systocele penonjolan kandung kemih di dinding vagina

  1. Tabel Lund and Browder Body Surface metode penghitungan persentase luas luka bakar untuk setiap bagian utama tubuh pada bayi dan anak; rasio antara luas kepala leher dengan tungkai lebih besar pada anak daripada dewasa
  2. Tekanan intrakranial tekanan dalam rongga kepala
  3. Teknik pencitraan (imaging) teknik representasi atau reproduksi suatu objek dalam bentuk citra/gambar
  4. Teknik ultrasonik teknik pemeriksaan dengan menggunakan gelombang tekanan suara
  5. Tes Seronegatif hasil negatif pada pemeriksaan serum darah
  6. The Rule of Nines metode penghitungan persentase luas luka bakar untuk setiap bagian utama tubuh pada dewasa
  7. Thoracoplasty pengangkatan tulang iga
  8. Thrombocytopenia kadar trombosit di bawah normal
  9. Thrombo-hemorrhagic sistemik keadaan bekuan darah atau perdarahan di seluruh tubuh
  10. Timpanoplasty pembuatan selaput gendang telinga
  11. Tindakan CABG pencangkokan pembuluh darah dari bagian tubuh lain ke jantung, untuk memperbaiki aliran darah ke otot jantung dengan menggantikan fungsi pembuluh darah jantung yang tersumbat
  12. Tiroid kelenjar endokrin terbesar yang terletak di bagian depan leher (kelenjar gondok)
  13. TLR (toll-like receptors, reseptor toll) sekelompok protein yang berperan penting pada sistem kekebalan bawaan. Reseptor ini menangkap penyerang asing dan mengeluarkan bahan anti bakteri serta antivirus. Fungi tersebut tidak terbatas hanya pada sel yang diserang. Lewat kerja indra, sel-sel tetangga diberitahu akan adanya bahaya dan semua sel mengeluarkan bahan antibakteri serta antivirus untuk menghadapi kuman
  14. Toksisitas derajat kekuatan racun dari suatu zat
  15. Tonsil kumpulan kelenjar getah bening di tenggorokan (amandel)
  16. Tonsilectomy pengangkatan amandel
  17. Torakotomy tindakan bedah yang membuka rongga dada
  18. Tracheostomy pemotongan trakea
  19. Transeksi pemotongan
  20. Transfusi darah tindakan untuk memasukkan komponen darah ke sirkulasi darah dalam tubuh untuk mengganti darah yang hilang
  21. Transient ischaemic attack gangguan sistem saraf yang tidak menetap, diakibatkan oleh terganggunya aliran darah, dan kembali normal dalam waktu 24 jam
  22. Transmyocardial laser revascularisation prosedur non-invasif pada terapi angina berat dengan cara meningkatkan aliran darah ke otot jantung melalui penembakan sinyal laser pada lapisan jantung luar atau dalam
  23. Transplantasi pemindahan suatu jaringan dari satu orang ke orang lain atau dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lain
  24. Trombosis pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah
  25. Trombosis serebral pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah otak yang menyebabkan sumbatan aliran darah ke otak
  26. Trombosis sinus kavernosus penyumbatan pada vena di dasar otak
  27. Trombosit (platelet) sel darah yang berfungsi untuk pembekuan darah
  28. Trombositopenia penurunan jumlah sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah (keping darah) secara abnormal
  29. Troponin protein yang terkandung dalam otot jantung dan otot lurik
  30. Tuba falopii saluran indung telur
  31. Tubektomi/MOW teknik sterilisasi pada wanita
  32. Tuberkulosis penyakit akibat infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis (TBC)
  33. Tukak luka atau peradangan yang terbuka
  34. Tumor pertumbuhan jaringan yang abnormal
  35. Tumor pituitari tumor pada kelenjar hipofisis di otak
  36. Tungkai bagian kaki yang memanjang dari atas paha sampai telapak kaki
  37. Turbinectomy pemotongan konka hidung
  38. Tyroidectomy pemotongan kelenjar tiroid

  1. Ureter saluran dari ginjal ke kandung kemih
  2. Uretra saluran dari kandung kemih ke luar
  3. Urine air seni

  1. Vaksinasi tindakan memasukkan suatu mikro organisme (virus, bakteri) yang mati atau dilemahkan, atau protein dari mikro organisme tersebut, ke dalam tubuh untuk menimbulkan daya tahan tubuh sehingga dapat mencegah atau mengobati suatu penyakit menular
  2. Varices pelebaran pembuluh darah balik
  3. Varicocele pelebaran pembuluh darah scrotum
  4. Vasculitis peradangan pembuluh darah
  5. Vasektomi/MOP teknik sterilisasi pada laki-laki
  6. Ventilator mekanik alat untuk membantu proses pertukaran udara atau pernafasan dengan cara memompakan udara dari luar ke dalam paru-paru
  7. Ventrikel jantung bilik jantung
  8. Ventrikel otak ruang di otak yang mengandung cairan serebrospinal
  9. Virus agen kecil menular yang hanya bisa meggandakan diri dalam sel makhluk hidup lain

  1. Wasir pembengkakan/peradangan pembuluh darah di anus (ambeien)

X
  1. Yeyenum/Jejunum bagian dari usus halus

Z

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *