Pentingnya Mengkonsumsi Probiotik Setelah Antibiotik

Kebanyakan dari kita pasti pernah minum antibiotik untuk menyembuhkan demam karena infeksi bakteri, atau sebagai upaya pencegahan bakteri setelah operasi atau luka luar. Kita menggunakan obat “perkasa” ini karena dianjurkan oleh para profesional di bidang kesehatan, bahwa kita harus mengkonsumsinya. Toh, siapa yang mau ambil risiko terkena infeksi parah ketika hal itu bisa dihindari dengan mudah? Antibiotik sangat ampuh menjalankan fungsinya: membunuh bakteri. Sayangnya, antibiotik tidak dapat membedakan mana bakteri jahat dan mana bakteri baik. Semua dilibas!!

Apa yang Tidak Diberitahukan Dokter Anda?

Terdapat lebih dari 100 miliar bakteri baik di dalam tubuh kita yang memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, khususnya pada kekebalan tubuh dan pencernaan. Banyak dari bakteri baik ini ikut musnah saat antibiotik masuk ke dalam tubuh kita dan oleh karena itu kita perlu menggantinya sesegera mungkin. Cara paling baik adalah dengan mengkonsumsi probiotik, yang mengandung bakteri baik yang akan menggembalikan jumlah bakteri baik dalam pencernaan.

Anda akan sangat jarang menemukan dokter yang menyarankan hal ini, saat memberi resep antibiotik pada anda. Bagaimana pun juga, jika anda tidak menghiraukan kondisi bakteri baik dalam tubuh anda, Anda akan memiliki resiko infeksi ulang yang tinggi, karena menurunnya kinerja sistem kekebalan tubuh akibat berkurangnya bakteri baik. Jadi, tindakan terbaik adalah mengkonsumsi probiotik setelah mengkonsumsi antibiotik.

Namun anda perlu memberikan waktu jeda beberapa jam antara konsumsi antibiotik dangan probiotik. Makanan dan Suplemen ProbiotikProbiotik ada dalam berbagai jenis makanan seperti yoghurt dan kefir.  Selain makanan alami juga terdapat produk-produk suplemen probiotik, yang memang dibuat dengan tujuan memasok probiotik ke dalam tubuh. Salah satunya adalah BioTerra. BioTerra memiliki kultur bakteri baik yang seimbang dan memiliki kepadatan populasi bakteri baik yang tinggi.

Antibiotik Alami
Adakalanya kita benar-benar membutuhkan antibiotik untuk mengatasi penyakit kita.  Bagaimanapun juga, antibiotik seringkali digunakan dengan alasan yang tidak terlalu kuat sehingga malah menimbulkan kerusakan daripada perbaikan. Beberapa infeksi bakteri dapat disembuhkan secara alami. Jadi ketika anda mengalami demam anda tidak perlu ke dokter meminta antibiotik, yang kebanyakan dokter akan memberi anda antibiotik tanpa keraguan. Anda cukup menggunakan makanan alami berikut sebagai pertolongan pertama. Salah satu antibiotik alami yang dikenal ampuh mengatasi infeksi bakteri jahat adalah bawang putih dan teh hijau.

Kita tidak perlu khawatir bahwa bakteri baik dalam tubuh kita akan mati karena mengkonsumsi antibiotik alami. Tidak seperti antibiotik kimia sintetis, antibiotik alami hanya menyerang bakteri-bakteri jahat. Anda bisa mengkonsumsinya saat anda sakit atau sebagai bentuk pencegahan tanpa harus khawatir pada efek sampingnya.  Probiotik Tetap PerluKendati telah mengkonsumsi antibiotik alami yang sifatnya tidak ikut membunuh bakteri baik, konsumsi probiotik tetap perlu karena bisa jadi kondisi
bakteri baik dalam tubuh orang yang sakit tidak begitu memadai.

Dengan konsumsi probiotik, maka jumlah bakteri baik dapat ditingkatkan untuk mendorong sistem kekebalan tubuh memberikan perlindungan optimal bagi tubuh terhadap ancaman unsur-unsur yang membahayakan seperti virus, bakteri jahat, toksin, jamur, parasit, dan lain sebagainya.

CV. PROBIOTERRA LESTARI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *